Etika Dalam Dunia IT
Etika
adalah: Kata etik (atau etika) berasal
dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau
adat. Sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimilki
oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang
telah dikerjakannya itu salah atau benar, buruk atau baik.
Etika
akan memberikan semacam batasan maupun standar yang akan mengatur pergaulan
manusia di dalam kelompok sosialnya. Dalam pengertiannya yang secara khusus
dikaitkan dengan seni pergaulan manusia, etika ini kemudian dirupakan dalam
bentuk aturan (code) tertulis yang secara sistematik sengaja dibuat berdasarkan
prinsip-prinsip moral yang ada.
- ETIKA DESKRIPTIF, yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil.
- ETIKA NORMATIF, yaitu etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.
Faktor
yang Mempengaruhi Pelanggaran Etika
a)
Kebutuhan Individu
Korupsi alasan ekonomi
b)
Tidak ada pedoman
Area “abu-abu”, sehingga tak ada panduan
c)
Perilaku dan kebiasaan individu
Kebiasaan yang terakumulasi tak dikoreksi
d)
Lingkungan tidak etis
Pengaruh dari komunitas
e)
Perilaku orang yang ditiru
Efek primordialisme yang kebablasan
Alasan
mengenai pentingnya etika dalam teknologi informasi adalah sebagai berikut :
- Bahwa pengguna teknologi informasi berasal dari berbagai negara yang mungkin memiliki budaya, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda.
- Pengguna teknologi informasi merupakan orang–orang yang hidup dalam dunia anonymouse, yang tidak mengharuskan pernyataan identitas asli dalam berinteraksi.
- Berbagai macam fasilitas yang diberikan dalam kemajuan teknologi informasi memungkinkan seseorang untuk bertindak etis seperti misalnya ada juga pengguna yang suka iseng dengan melakukan hal–hal yang tidak seharusnya dilakukan.
- Harus diperhatikan bahwa pengguna teknologi informasi akan selalu bertambah setiap saat dan memungkinkan masuknya “penghuni” baru.
Etika
memiliki peranan atau fungsi diantaranya yaitu:
- Dengan etika seseorang atau kelompok dapat menegemukakan penilaian tentang perilaku manusia.
- Menjadi alat kontrol atau menjadi rambu-rambu bagi seseorang atau kelompok dalam melakukan suatu tindakan atau aktivitasnya sebagai mahasiswa.
- Etika dapat memberikan prospek untuk mengatasi kesulitan moral yang kita hadapi sekarang.
- Etika dapat menjadi prinsip yang mendasar bagi mahasiswa dalam menjalankanaktivitas kemahasiswaanya.
- Etika menjadi penuntun agar dapat bersikap sopan, santun, dan dengan etika kita bisa di cap sebagai orang baik di dalam masyarakat.
Pelanggaran
etika dalam dunia IT sering kali terjadi dari dulu hingga sekarang.Seperti,
pencurian data secara diam-diam tanpa sepengetahuan pemilik atau disebut juga
dengan istilah "Cyber
Terrorist". Berikut adalah beberapa contoh kegiatan cyber
terrorist di manca negara antara lain, di Amerika Serikat, pada bulan Februari
1998 terjadi serangan (breaks-in or attack) sebanyak 60 kali perminggunya
melalui media Internet terhadap 11 jaringan komputer militer di Pentagon. Dalam
cyber attack ini yang menjadi target
utama para cyber terrorist adalah Departemen Pertahanan Amerika Serikat (DoD).
Di Srilanka, pada bulan Agustus 1997, sebuah organisasi yang bernama the
Internet Black Tigers yang berafiliasi kepada gerakan pemberontak Macan Tamil
(the Liberation Tigers of Tamil Eelam) menyatakan bertanggung jawab atas
kejahatan email (email bombing, email harrasment, email spoofing, etc.) yang
menimpa beberapa kedutaan serta kantor perwakilan pemerintah Srilanka di manca
negara.
Sumber : 1 | 2 | 3 | 4

Post a Comment